BAB 91 PERTENGKARAN TABAH DAN KEDUA ORANG TUANYA

1333 Kata

“A-apa! Ayah pasti berbohong, agar aku cepat-cepat datang ke rumah sakit! Apakah Ayah tidak mendengar, kalau Clara meminta kepadaku untuk menjauh darinya!” sahut Tabah emosi. Ia terpaksa mengucapkan kalimat itu untuk menutupi rasa gugup dan takutnya akan kehilangan Clara. Tabah berjalan keluar kamar dengan bertelanjang d**a, sambil menenteng kaos bersih di tangannya yang tidak memegang ponsel. “Dasar suami tidak tahu diri! Baik, kami tidak akan mengabarimu lagi apapun yang berhubungan dengan Clara. Dan kami akan mendukung 100 persen, kalau Clara memutuskan untuk bercerai darimu!” Ancam Ayah Tabah. Setelahnya, sambungan telepon ditutup Ayah Tabah, setelah ia memberikan tambahan omelan untuk Tabah. Tabah memandangi layar ponselnya yang telah menjadi gelap, karena sudah ditutup oleh Ayah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN