Pandangan netra edward terbuka dan ia pun merasa sedkit aneh dwngan apa yang di lihat nya,
Tembok yang berwarna serba putih dan menunjukkan aroma yang dimana sangat khas dengan bau obat-obatan.
Ia mencoba bangkit dari posisinya sekarang ,
Yang dimana ia sedang tertidur di atas sofa panjang yang berada tepat bersampingan dengan jendela ruangan itu.
Matanya terarahkan pada sosok perempuan yang sangat ia kenal ,
Perempuan yang tak lama lagi akan menjadi istri dari seorang edward , pengusaha terkenal dan termuda.
Ia melihat luna yang juga sedang tertidur dengan posisi duduk di samping ayahnya yang masih terbaring lemas pasca operasi yang baru saja ia lakukan.
Edward pun berjalan menghampiri luna dan memberikan selimut yang di pakainya untuk menutupi tubuh luna.
Dan ia segera berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya ,
Sebab pagi ini ia harus mengadakan rapat dengan beberapa klien yang sangat ternama untuk perkembangan perusahaan mereka.
Tak selang lama setelah edward selesai ,
Ia keluar dengan masih merapikan tatanan rambutnya.
Kemudian ia mendapati ayah luna yang sudah siuman dan sedang memandang haru wajah putrinya yang masih terlelap.
Edward melangkah menghampiri ayah luna setelah beberapa menit pandangan mereka bertemu.
“ bagaimana keadaan anda? “
Tanya edward dengan sopan.
“ saya baik , nak.
Nama saya hidden , kalau anak muda ini siapa? “
Tanya hidden dengan suara yang masih begitu lirih.
“ saya edward pak ,
Saya calon suami luna , mohon restui kami pak. “
Ucap edward yang dapat membuat hidden menyunggingkan senyumannya.
Dan terlihat hidden pun mengambil nafasnya dalam-dalam.
“ syukurlah jika luna bisa membuka perasaan nya untuk laki-laki.
Sejujurnya saya sangat takut jika luna tak akan mau membuka hati untuk lawan jenis.
Karena perlakuan kakaknya. “
Ujar hidden dengan rona wajah yang sangat membuat nya bersedih , ia seperti berpikir kembali tentang masa lalu luna yang selalu mendapatkan perlakuan tak baik dari anak sulung hidden.
Mungkin karena status luna yang bukan adik kandungnya , membuat dion anak pertamanya sangat tak menyukai keberadaan luna.
“ maksud bapak dion? “
Hidden mengangguk.
“ mereka bukan lah saudara kandung , nak.
Luna adalah bayi cantik dan mungil yang saya dan istri saya temukan di tempat pembuangan.
Suara tangisnya membuat kami untuk segera menghampirinya dan kemudian kami memutuskan untuk membawanya.
Tapi tanggapan dion sangat berbeda dan seperti tak menyukai kedatangan luna.
Makanya dion selalu tak bersikap adil kepada luna. “
Jelas hidden yang sontak membuat edward sangat merasa terkejut dengan kenyataan yang sama sekali tak pernah ia tahu.
Bahkan disaat ia meminta orang untuk menyelidiki kehidupan luna , ia sama sekali tak mendapatkan informasi ini.
“ saya sangat berterimakasih nak karena kamu sudah mau menerima putri saya. “
Timpa hidden setelah menyadari tatapan edward yang terus menerus hanya memandang kearah luna yang masih tertidur.
“ sudah tentu pak ,
Mungkin ini sudah waktunya dimana luna harus juga mendapatkan kebahagiaan nya. “
Jelas edward yang semakin membuat hidden yakin jika edwar memanglah sangat mencintai putrinya itu.
Dan betapa beruntungnya luna saat mendapatkan laki-laki sebaik dan setampan edward.
Rasanya sangat begitu lega sekali di dalam hati hidden.
Ketika ada laki-laki yang mempunyai niat untuk menikahi luna , mungkin yang di pikirkan hidden saat ini adalah edward yang sudah mengetahui masalalu luna.
Tapi yang sejujurnya ,
Edward pun sama sekali tak pernah mengetahui jika luna adalah anak angkat dari hidden dan mendiang istrinya.
“ sekali lagi bapak mengucapkan terimakasih , nak. “
Ujar hidden yang seketika meneteskan air matanya ,
Ia begitu terharu dengan adanya edward yang mau berada di samping luna pada titik terendah hidupnya.
Perlahan edward mengambil tissue untuk menghapus air mata hidden yang membekas di pipinya.
“ bapak istirahat saja ya. “
Pungkas edward dan hanya di anggukki oleh hidden.
Tatapan edward tak teralih dari sorot matanya yang masih memandang wajah luna yang tertutup dengan beberapa helai rambutnya yang terjatuh.
✤
✤
✤
Luna begitu bahagia saat mendapati sang ayah yang sudah sadar , tak hanya luna saja yang berada disana.
Dias pun juga sangat terlihat begitu bahagia saat ini.
Tak hentinya mereka bertiga bercerita dan juga bergurau satu sama lainnya , sembari luna menyuapi sang ayah tercinta nya.
Kemudian dari arah pintu terdengar suara langkah berat yang seketika dengan begitu kasar pintu ruang rawat hidden pun terbuka.
Hingga membuat ketiga orang yang ada di dalamnya mengarahkan pandangan nya kearah pintu yang terbuka lebar.
Nampak ada seseorang yang berdiri di depan pintu tersebut ,
Orang yang sangat di takuti oleh luna.
“ bagaimana dion bisa kemari? “
Tanya hidden yang juga sudah tersulut emosi nya.
Namun luna dan dias sendiri juga tak tau bagaimana dion bisa berada di hadapan mereka sekarang.
Dan bahkan dion tau dimana mereka berada.
Dengan langkah yang lebar ,
Dion berjalan kearah luna dan seketika ia menarik luna dan menamparnya.
Dias mencoba membela luna tapi ia juga terkena imbas yang sama seperti luna ,
Tak hentinya dion memberi luna pelajaran hingga membuat cairan kental mengalir dari sudut bibirnya dan juga pelipisnya.
Hidden hanya mampu berteriak memanggil suster sambil menekan alat yang langsung tertuju dengan meja jaga para suster.
Tangisan hidden pun tak terhenti saat melihat keadaan luna sekarang yang hanya bisa tergeletak lemas atas apa yang sudah di lakukan dion kepadanya.
Tak selang lama para suster datang dan meminta dion untuk pergi ,
Ada juga satu security yang ikut bersama suster tersebut untuk membawa dion keluar dari rumah sakit itu.
“ aku tak akan tinggal diam.
Kalian begitu tega membuang ku.
Sial. . “
Umpat nya yang masih mencoba melepaskan genggaman tangan security yang ternyata sudah mengikat pergelangan tangan nya dengan borgol.
Salah satu suster tersebut sedang membantu untuk mengobati luka luna dan juga dias.
Namun yang terlihat begitu parah adalah luna ,
Apalagi pandangan nya yang semakin membuatnya tak bisa berbohong lagi jika dalam benak nya masih terus tercetak jelas ucapan dion yang mengancamnya.
Yang dimana dion tak akan tinggal diam jika luna tak memberikan apa yang ia inginkan.
Apalagi setelah dion tau jika hidden mendapatkan bantuan untuk menjalankan operasi jantungnya ,
Yang semua biaya sudah di tanggung oleh calon menantunya itu.
Namun dion hanya bisa mengambil sebuah kesimpulan picik saja jika calon adik iparnya adalah orang kaya yang juga akan memberikan sesuatu yang langka untuk dirinya.
“ kak...
Kakak baik-baik saja kan? “
Tanya dias yang menyadari kediaman luna ,
Dias mendekat kearah luna dan kemudian memeluknya begitu erat sambil tak kuasa menahan tangisannya.
Luna mengusap punggung dias pelan ,
Mencoba memberinya rasa tenang dan sebagai tanda jika ia sendiri tak masalah dengan apa yang sudah menimpanya.
“ sudah , anak laki-laki kok cengeng. “
Ucap luna sambil mengusap airmata dias.
“ dias gak cengeng kak ,
Dias Cuma merasa gak berguna aja kak ,
Karena dias gak bisa nolongin kakak. “
Jelas dias yang hanya mendapati senyuman dari bibir tipis luna.
“ ayah juga minta maaf ya sayang.
Gak bisa nolongin luna. “
Sahut hidden dengan meneteskan bulir airmatanya lagi ,
Dengan tertatih-tatih luna berjalan kearah hidden dan kemudian memeluk tubuh yang sudah begitu tua itu.
Luna seperti memberikan energi posistif untuk sang ayah ,
Agar ia juga merasa tenang dan luna juga memastikan jika dirinya aaat ini sedang baik-baik saja.
“ sudah ayah sudah.
Bukankah ayah sering bilang ,
Kalau semua ini akan indah pada waktunya.
Jadi aku memang harus terus bersabar terlebih dahulu untuk menemui kebahagiaan itu ayah. “
Jelas luna kepada sang ayah yang masih terlihat begitu khawatir atas apa yang sudah terjadi kepada luna.
Memang benar apa yang di katakan oleh luna , namun apa yang di pikiran luna adalah seperti sebuah mimpinya.
◖Bersambung◗