“Abby!” Abigail yang sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya lantas terkejut dengan kedatangan sang ibu mertua yang masuk ke dalam kamarnya secara mendadak. Abby lantas menghentikan kegiatannya berkirim pesan dengan Karina untuk membahas masalah Daniel tadi. Abby berdiri dari sofa, hendak menghampiri wanita itu. “Iya, Tante?” jawabnya. “Kamu kenapa nggak ngabarin Tante kalau nginep di rumah temen kamu? Tante panik banget tau nggak! Ponsel kamu juga ketinggalan di kamar jadi Tante bingung harus hubungin siapa!” omel Siera kepada wanita itu. Abby menahan senyumnya. Rupanya omelan Siera, suaranya yang merdu juga membuat Abby rindu meski hanya dua hari tidak mendengarnya. Nada suara khawatir wanita itu terdengar tulus dan itu membuat hati Abby menghangat. Dia beranggapan mungkin

