Abby langsung menarik kakinya dari tangan Daniel. “Nggak perlu. Gue gapapa,” katanya kepada pria itu. Namun Daniel tetap mempertahankan kaki Abby di pangkuannya. “Nggak usah rewel, By! Nggak liat kaki lo segede apa sekarang? Mau lo lebih parah?” ketusnya. Pria itu kembali mengelap kaki Abby dengan kompres hangat. “Dibilang nggak us-“ “Nggak usah bantah!” ujar Daniel. “Gue lagi sibuk, By! Gue nggak punya banyak waktu buat ngompresin kaki elo. Gue juga perlu kerja,” sambungnya dengan ketus. “Gue nggak minta kaki gue dikompresin sama elo! Gue juga bisa sendiri!” tukas Abby. Wanita itu berusaha untuk menarik kakinya kembali namun Daniel lagi-lagi menahannya. Itu membuat Abby marah. “Dan!” “Diem atau nggak gue panggilin Mama ya lo biar diomelin sama Mama,” ancam Daniel. Mendengar ha

