Daniel yang sedang serius menyetir, kemudian memutar kemudinya. Pria itu membelokkan setir mobil dan memasuki sebuah kawasan perumahan elit di pusat kota. Sesekali dia melempar tatapannya ke luar mobil. Daniel nampak tidak nyaman. Dan perasaan itu disebabkan oleh seseorang yang berada di dalam mobil bersamanya. Sebab terlalu jengah, Daniel kemudian menyerah dan memutuskan untuk menghentikan mobilnya meski belum sampai di rumah. Dan tentu saja perilakunya itu membuat orang yang bersamanya saat ini menjadi heran. "Kenapa berhenti?" Daniel menoleh dengan wajah jengah. "Karena elo nggak mau berhenti ngeliatin muka gue!" ujarnya ketus. "Kenapa sih? Di muka gue ada apanya sampai elo sebegitu seriusnya mandangin gue?" ujarnya. "Apa karena gue ganteng?" Abigail langsung berdecak keras. W

