Abby mengernyit merasakan silau yang mengenai matanya. Wanita itu pun kemudian berusaha mengerjap, membuka matanya perlahan. Hari sudah siang, jendela kamarnya sudah dibuka. Wanita itu lantas menoleh ke arah ranjang yang telah kosong. Dia heran, kaget sampai langsung bangun dari sofa bednya. Daniel sudah bangun? Abby lantas melihat ke arah jam dinding yang sedang menunjukkan pukul tujuh pagi. Aneh, pikirnya. Daniel tidak pernah bangun pagi saat hari libur. Apa pria itu ada acara pagi ini, batin Abby bertanya-tanya. Abby bangkit secara perlahan. Setelah perutnya mulai membesar, dia tidak bisa asal bangun dengan serampangan seperti dulu. Karena perutnya pernah terbentur sofa dan itu sakitnya bukan main. Untung saja tidak ada orang yang tau karena Abby pasti dipastikan akan kena marah mes

