Sampai di lokasi kos Jingga hari sudah lewat magrib. Susah sekali untuk masuk ke gang walau menggunakan motor karena banyaknya mobil damkar yang berderet dan juga warga yang mengungsi atau menonton saja, menimbulkan kerumunan. Reino sampai kebingungan untuk apa para warga ada di situ dan berkerumun saat sedang pandemi seperti ini. “Pak, pak berhenti di sini aja. Itu ada ibu kos saya pak.” Jingga menepuk pundak Reino saat melihat ibu kos yang duduk di depan pos rw sambil menangis. Kedatangan Reino dan motor sportnya tentu saja menarik perhatian kerumunan terutama kaum ibu yang langsung saja bergosip ria. Ada yang terus terang menggoda Reino, lupa pada kebakaran yang sekarang tinggal asap hitam membubung tinggi. Reino hanya mampu membalas dengan senyuman dan anggukan canggung, tapi langkah

