Gabriel tidak bisa terima atas apa yang telah terjadi pada Ify, ia tidak bisa tinggal diam. Tadi, ia menemukan adiknya itu terduduk di tanah dengan kursi roda yang terjungkil dan juga ia mendapati adiknya itu menangis tak karuan. "Mario!! Ini semua salah Lo, gua gabisa biarin Lo hidup tenang di Jakarta sana sebelum gua bisa hajar Lo" Gabriel benar-benar geram dengan semua ini. Kakak mana yang diam saja melihat adiknya disakitin ? Kakak mana yang diam saja melihat adiknya menangis, bahkan menangisi lelaki b******n yang berhati busuk. "Tunggu kedatangan gue Mario" ujarnya penuh emosi Kini Ify sudah kembali tidur di kamarnya, beberapa saat lalu iel harus berusaha menenangkan Ify yang menangis dan meracau tidak jelas, sungguh hati iel sakit melihatnya. Gabriel tidak bisa tinggal diam

