Bel pulang sekolah telah berbunyi merdu di telinga para siswa sekolah. Membangkitkan jiwa-jiwa muda yang terkubur saat jam pelajaran. Mensucikan otak akibat rumus yang luar biasa dashyatnya. Tak terkecuali Daisha, walaupun sekeras apapun dia mencoba belajar, tapi lagi-lagi hasilnya nihil. Ia sudah membiasakan balajar saat malam hari, meminum s**u pencerdas otak hingga menggunakan aplikasi belajar mudah. Tapi, Daisah tetaplah Daisha. Hasilnya nol besar. Suasana kelas yang begitu sepi membuat Daisha harus banyak-banyak mengela nafas. Ia ditinggalkan teman-temannya sudah lebih dulu pulang, sedangkan Daisha masih setia mencatat rumus-rumus fisika yang terpampang di papan tulis. "Nah, ini dia! Ternyata lo disini." Daffa masuk kedalam kelas Daisha, kemudian manarik kursi yang berada disamping

