DPD-16

1223 Kata

Bel pulang sekolah telah berbunyi merdu di telinga para siswa sekolah. Membangkitkan jiwa-jiwa muda yang terkubur saat jam pelajaran. Mensucikan otak akibat rumus yang luar biasa dashyatnya. Tak terkecuali Daisha, walaupun sekeras apapun dia mencoba belajar, tapi lagi-lagi hasilnya nihil. Ia sudah membiasakan balajar saat malam hari, meminum s**u pencerdas otak hingga menggunakan aplikasi belajar mudah. Tapi, Daisah tetaplah Daisha. Hasilnya nol besar. Suasana kelas yang begitu sepi membuat Daisha harus banyak-banyak mengela nafas. Ia ditinggalkan teman-temannya sudah lebih dulu pulang, sedangkan Daisha masih setia mencatat rumus-rumus fisika yang terpampang di papan tulis. "Nah, ini dia! Ternyata lo disini." Daffa masuk kedalam kelas Daisha, kemudian manarik kursi yang berada disamping

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN