Raga yang terlihat baik-baik aja. Raga yang masih banyak makan. Raga yang masih aktif kuliah. Raga yang masih hangout bareng sahabatnya. Semua orang cemas memikirkannya. Mereka yang mengira Raga akan sangat terluka hingga menggila, nyatanya baik-baik aja. Cowok itu bahkan nggak membahas soal Kim sama sekali. Nggak mencarinya. Nggak juga bertanya kepada siapa-siapa. "Mungkin dia udah kelewat lelah," kata Aldi berkomentar. "Iya. Selama ini emang cuma Raga yang berjuang. Kim bener-bener kelewatan," Zeta ikut berkomentar. Dika hanya diam, ikut menyaksikan perubahan Raga. Cowok itu seakan kembali ke masa di mana Kim nggak ada. Masa-masa dia terlihat dingin pada wanita. Namun humble pada sesama. "Tawanya palsu," ujar Dika. Dia seakan bisa membaca bahasa tubuh Raga yang sedang tertawa ber

