Part | Twenty Two.

1136 Kata

  “Ada apa, Al?” tanya Sean seraya melirik pada Alexandria yang sedari tadi hanya diam saja. Sean menepikan mobilnya dan menatap Alexandria dalam. Perjalanan dari rumah sakit menuju apartemen Sean sangat sunyi kali ini. Dan Sean tidak menyukai itu. “Tell me, Al. Ada apa?” Alexandria yang sedari tadi hanya diam, akhirnya memberanikan diri untuk membatatapa Sean. Ia sedikit gugup dan tidak tahu bagaimana menceritakan apa yang dikatakan Diandra saat di rumah sakit tadi. “Aku tidak tahu harus mengatakan apa.” Sean mengeryitkan dahinya. Ia sendiri tidak tahu apa yang menyebabkan Alexandria diam sedari tadi. “Diandra tetap meminta uang dariku. Ia melanggar perjanjiannya, Sean.” Alexandria berkata dengan suara serak. Ia mencobaenahan tangisnya, tapi sepertinya itu mustahil. Karena, kini Ale

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN