Part | Twenty Three.

1518 Kata

Alexandria terkejut dengan ciuman di bibirnya saat ia membuka matanya. Ia melihat Sean yang tersenyum dan senyuman itu menular padanya. “Morning.” Suara Sean yang serak dan dalam mampu menggetarkan sesuatu dalam dirinya. “Aku tidak terbiasa dengan ini, Sean.” Alexandria bangkit dan menatap Sean yang kini mengeryitkan dahinya tidak mengerti. “Dengan apa?” “Ciuman dan senyumanmu di pagi hari.” Alexandria tersenyum kecil. Biasanya Sean akan meninggalkannya di ranjang setelah apa yang mereka lakukan semalam, atau terkadang Alexandria yang bangun terlebih dahulu dan segera meninggalkan Sean. Sebagaimana dua orang yang sudah memuaskan nafsu dunia mereka. Sehingga, saat Sean masih berada di sampingnya dan mengucapkan selamat pagi padanya, membuat Alexandria salah tingkah. Sean terkekeh dan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN