“Mungkin benar, Al. Ia mengenal orangtuamu,” ujar Sean malam itu. Alexandria kembali memutar bola matanya. Ia kembali membaca buku tebal yang ada di hadapannya untuk mempersiapkan tes di salah satu mata kuliahnya besok. “Ya, Sean. Tapi, bagaimana bisa?” Setelah pulang dari café tadi, Alexandria langsung pulang ke apartemen Sean. Tidak di sangka jika Sean sudah berada di sana terlebih dahulu. Pria itu menanyakan darimana saja Alexandria, dan tentu saja Alexandria tidak memiliki pilihan lain untuk berbohong. Lebih baik Alexandria mengatakan hal itu languang kepada Sean dibandingkan pria itu mengetahuinya dari Gheani. “Mungkin Diandra mengenalnya. I don’t know, Al.” Entah untuk keberapa kalinya Alexandria menghela napas karena sikap Sean yang menyebalkan. Wanita itu terkejut ketika Se

