Adik Buat Adam?

1141 Kata

Metta menutup pintu kamar Adam rapat dengan menyempatkan mematikan lampu kamar sang anak. Perempuan itu pun melangkah masuk ke dalam kamarnya sendiri sembari masuk ke kamar mandi dengan sejenak mencepol rambutnya tinggi. Ia ingin membersihkan diri. Beberapa menit kemudian ia melangkah keluar dan tersentak kecil saat melihat sang suami kini duduk di ujung tempat tidur, seperti menunggunya. "Kenapa belum tidur?" Arseno menggeleng pelan dengan enggan mengalihkan pandangannya pada sang istri yang terlihat duduk di depan kaca memakai skincare rutin untuk malamnya. "Aku sampai sekarang masih belum percaya kalau kamu masih hidup," katanya dengan tersenyum samar, "berasa mimpi." Lanjutnya membuat Metta terkekeh pelan dan meletakan tonernya, tidak jadi dipakainya. Metta berjalan mendekat ke ara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN