Adam mengucek matanya sembari menggerakan kepalanya, ada Firza di sana yang tertidur lelap di sebelahnya. Bibirnya tertarik lembut membentuk senyuman, tangan kecilnya pun merapikan selimut untuk temannya itu. Adam melangkah turun dari ranjang membuat seseorang langsung berteriak sakit. Adam langsung melompat kaget dengan jantung berdegup kencang, shock karena suara cempreng itu. Arseno langsung berdiri menyalakan lampu membuat semua di dalam kamar jadi menoleh ke arah Bagas yang masih setengah sadar. "Kenapa teriak-teriak, sih?" Omel Arseno membuat Bagas mendecak, "ini muka gue diinjak, heh!" Balasnya sarkas sembari menatap Adam sebagai si pelaku. Bintang dan Rama mengulum bibir menahan tawa melihat wajah memiasa Bagas yang keningnya tampak kemerahan karena injakan kuat Adam. "Saya mi

