Adam dan Firza melangkah cepat ke arah pinggir lapangan, terburu-buru ke sana dengan memegang uang mereka. Kedua anak kecil itu mau jajan somay di pinggir jalan. Sebenarnya mereka berdua niatnya cuma main di lapangan bersama anak-anak kompleks lainnya. Tapi, karena ada abang somay yang memarkirkan motor depan jalan. Sembari memukul-mukul botol dengan sendok, memancing anak-anak kompleks untuk mendekati jualannya. Karena Adam memang lapar jadi tergiur dan langsung mengajak Firza untuk jajan bersama. "Jangan pake kacang ya, bang. Satunya pake," jelas Adam sembari menyodorkan selembar uang dua puluh ribu. "Kok satu gak pake kacang?" Sahut Firza mengernyitkan dahi bingung. "Gue gak terlalu suka kacang," balas Adam santai kembali melihat penjual somay yang sedang membuat pesanan keduanya. "

