Syafiq menunggu di luar ruangan, dia tidak henti-hentinya mondar mandir menunggu penanganan dari salah satu dokter wanita di dalam. "Apakah anda keluarga dari pasien?" Ucap Dokter yang memeriksa keadaan Lail. "Saa..saya temannya" ucap Syafiq "Bagaimana kondisinya dok?" "Syukurlah korban cepat mendapat pertolongan pertama, sekarang kondisinya sudah stabil, beberapa saat lagi pasien akan segera siuman." Syafiq mengangguk "Terima Kasih Dokter, kalau begitu bisakah saya meminta satu suster untuk memantau kondisinya di dalam?" Ucap Syafiq, mana mungkin dia berada di dalam ruangan dengan seseorang yang bukan mahramnya, apalagi dia menyukai perempuan itu, bisa menjadi fitnah yang sangat besar untuknya. "Baik,saya akan mengirim satu suster yang akan menjaganya. Kalau begitu, saya permisi" uc

