Di lantai lima belas gedung Apartemen yang sekarang menjadi rumah untuk Syafiq dan Lail tentu saja membuat lalu lalang kendaraan ibu kota terlihat jelas. Lampu-lampu kendaraan mulai menyala, para pengendara bergegas pulang untuk melepas penat dan bertemu keluarga yang menunggunya. Saat jam pulang kantor memang adalah saat Jakarta sedang macet-macetnya. Sebenarnya Lail merasa kesepian karena Syafiq mengatakan bahwa lebih baik dia berhenti bekerja dan fokus saja menjadi ibu rumah tangga. Katanya dia sudah memilikinya, dia ingin bertanggung jawab sepenuhnya untuk kebutuhan finansial Lail, dan juga Fajar tentunya. Meski rasanya berat untuk meninggalkan teman-teman dan pekerjaannya, dia harus melakukan itu bukan? Karena dia harus membuat suaminya ridho akan apa yang dia lakukan. Dulu, waktu

