1
"Good Morning suamiku..Selamat Ulang Tahun pernikahan yang ke 3 tahun yaa, semoga di pernikahan kita yang ke 3 tahun ini, kita segera memiliki momongan" ucap Vina kepada suaminya sembari merangkul suaminya.
Vina termasuk istri yang berbakti kepada suami dan juga keluarga suami, terbukti sampai usia pernikahan mereka menginjak 3 tahun ini, Vina tidak pernah bertengkar dengan mertua ataupun keluarga suami, begitupun dengan Rio suaminya,mereka terlihat sangat bahagia dan adem ayem.
jika ada masalah kecil paling hanya terjadi perdebatan yang akhirnya selesai begitu saja, dan mereka kembali saling menyayangi dan mencintai.
"Dek,di usia pernikahan kita yang ke 3 Tahun ini,kamu minta hadiah apa? " tanya Rio kepada Istrinya.
"Aku nggak minta apapun mas, yang penting kamu tetap seperti Mas Rio yang selama ini, yang sayang sama aku, yang setia sama aku" Jawab Vina sambil memeluk suaminya.
"Maaf ya dek, sampai saat ini mas gk pernah ngajak kamu jalan-jalan seperti suami lain,makasih selama ini udah pengertian sama mas" Ucap Rio sambil menatap wajah cantik istrinya.
Pov Rio
Rio merupakan anak pertama dari keluarga yang sederhana,setelah menikah sampai usia pernikahan yg ke 3 tahun mereka masih menumpang dengan orangtua Rio.
Namun hal itu bukan menjadi masalah bagi orangtua dan istri Rio, karna mereka saling menyanyangi, tidak seperti menantu dan mertua pada umumnya yg sering bertengkar. Justri orangtua Rio menganggap Vina seperti anaknya sendiri.
Saat ini Rio bekerja sebagai Marketing di suatu kantor di kota besar, gajinya juga lumayan, namun Rio tidak suka royal dia lebih suka menabung, karna Rio memiliki impian untuk memiliki rumah sendiri walaupun minimalis, setidaknya dia tidak selalu merepotkan orangtuanya dan punya privacy.
**
Pagi itu suasana di rumah orangtua rio sangat sibuk sekali,vina dan ibu mertua sedang sibuk memasak, sedangkan Rio dan bapaknya sedang duduk sambil minum kopi dan ngobrol.
"Sarapan sudah siap mas,pak". Panggil Vina kepada suami dan bapak mertua nya.
"Iya dek, mas mandi dulu ya,setelah itu sarapan" Jawab Rio.
Disusul dengan bapaknya pergi ke belakang.
Seperti yang sudah diceritakan bahwa Rio bukan pribadi yang royal, jadi dia selalu meminta istrinya untuk dibawakan bekal makan siang,lumayan uang makan siang bisa untuk nabung.
Akhirnya Rio selesai mandi dan sarapan, Vina sibuk menyiapkan bekalnya.
Mereka sekeluarga pun sarapan bersama di ruang makan, setelah selesai mereka kembali ke aktivitas masing-masing, sedangkan Vina mengantar suaminya sampelai depan pintu dan membawakan bekal suaminya.
"Ini mas bekalnya,harus dihabisin ya," pesan Vina kepada suaminya.
"Ok dek, pasti mas habisin, karna masakan kamu enak banget,bahkan restoran bintang kejora pun kalah dengan masakanmu" ucap rio sambil menggoda istrinya.
"Ah mas bisa aja, seneng banget deh buat aku GR" ucap Vina sambil tersipu malu.
"Serius loh,yaudah kalo gitu mas berangkat kerja dulu yaa" Ucap Rio, kemudian dia tengok kanan kiri dan mengecup kening istrinya,takut ada
orangtuanya, bukan apa-apa,cuma malu aja kalo sampai ketahuan. Hehe
Vina pun mencium tangan sang suami,dan melambaikan tangan.
"Hati-hati dijalan mas" ucap Vina sambil kiss bay alias cium jauh.
mungkin dalam hati tetangga yang melihat, "Lebay banget sih". Tapi ya bodo amat. Haha
Rio membunyikan klakson mobil dan menganggukan kepala.
Sungguh keluarga yang sangat harmonis.
Kebetulan Rio mendapat fasilitas mobil dari kantor.
Vina melanjutkan pekerjaan rumah yg belum selesai.
Setelah menikah Rio memang melarang istrinya bekerja, karna semua kebutuhan vina sudah ditanggung Rio. Tak jarang juga Rio memberikan uang kepada orangtua Vina,sungguh menantu idaman.
Vina juga pribadi yg hemat, karna dia pernah bekerja, jadi dia tau betapa susahnya mencari uang.
Di komplek mereka ada komunitas emak-emak senam, tapi Vina juga tidak mengikutinya, karna kalo ikut pasti akan banyak kegiatan,sehingga tugasnya sebagai istri akan terlantar,selain itu juga pasti akan banyak pengeluaran,untuk beli seragam untuk jalan-jalan dll.jadi dia memilih untuk tidak ikut.
Mungkin itulah yang membuat mertua nya sangat menyayanginya,karena dia sangat pengertian dan pandai dalam hal apapun.
Sungguh beruntung Rio memiliki istri seperti Vina begitupun sebaliknya.
Hari-hari Vina habiskan untuk dirumah, dia juga punya bisnis skincare yg lumayan laris, jadi walaupun dia di rumah tetapi tetap menghasilkan uang. Dia bekerja sama dengan kurir expedisi, terkadang juga dia antar sendiri apabila pelanggan jaraknya dekat.
Vina juga berasal dari komplek yang sama dengan Rio,cuma selisih 15 rumah aja, jadi kadang-kadang jika ada waktu senggang Vina main kerumah orangtuanya.
Pov Vina
Vina merupakan wanita sang sangat ayu dan mempunyai pesona tersendiri,jadi tidak heran banyak lelaki yang mengejar dan mengharapkan cinta Vina. Saat Vina masih berstatus single, Vina juga menjalin hubungan dengan beberapa laki-laki.
Bahkan ada yang sampe tergila-gila dengan Vina, namanya Azam, bahkan dia rela melakukan apapun demi Vina, namun ada satu alasan yang membuat Vina tak bisa memilihnya, Rio juga tau tentang hal itu,bahkan saat mereka masih pacaran Rio juga tau bahwa vina menduakan rio dengan lelaki itu,namun karna cinta Rio yang sangat besar jadi Rio tidak mempermasalahkan itu, toh hanya pacar kan, kata Rio.
Saat ada teman yang menasihati Rio untuk tidak memperjuangkan wanita seperti Vina, Rio mengabaikannya dan tidak perduli dengan omongan para sahabatnya, sungguh cinta itu buta bahkan tuli, sudah jelas-jelas diduakan masih saja mau memperjuangkan.
Namun benar saja,seperti kata pepatah, bahwa setiap usaha tak akan menghianati hasil, akhirnya Vina memutuskan Azam, Azam sampai hampir gila, di rumah dia seperti orang linglung,selama beberapa hari tidak pernah keluar kamar, sampai ibu dari Azam ingin menemui Vina agar dia mau menerima anak kesayangannya kembali, namun kini Azam menyadari bahwa sebesar apapun cinta dia kepada Vina, cinta mereka tidak akan bisa bersatu. karna alasan ntah apa itu.
Kini Azam sudah hidup dengan normal kembali, Ibunya pun ikut senang.
"Nak, Ibu senang kamu bisa menyadari bahwa Vina bukan jodohmu, Ibu doakan semoga kamu segera dapat pengganti Vina ya nak" ucap Ibu Azam.
"Iya Bu, Azam sudah sadar bahwa sebesar apapun cinta Azam kepada Vina, mau dipaksakan seperti apapun, jika belum jodoh gk akan bisa bersatu" jelas azam.
Hingga beberapa bulan kemudian, Azam mendapatkan undangan dari Vina, hati Azam mencelos, namun Azam harus mengikhlaskan. Dan dia berniat untuk datang di acara pernikahan mantan terbaiknya itu.
Akhirnya hari itu tiba, Azam datang di pernikahan Rio dan Vina, dipelaminan Azam melihat Rio dan Vina dengan raut wajah bahagia,Vina pun melambaikan tangan kepada Azam untuk mendekat,kebetulan saat itu ada sesi pemotretan jadi Rio dan Vina mengajak Azam untuk foto.
"Selamat ya bro, anda berhasil mendapatkan hati wanita pujaanku, semoga kalian selalu bahagia, jaga pujaan hatiku baik-baik ya bro,jangan sampai dia meneteskan air mata sedikitpun, kalo sampe itu terjadi, aku yang akan maju paling depan" Ancam Azam,mereka pun tertawa.
Kalian sangat cocok cantik dan tampan,jodoh yang pas" ucap Azam sambil tangannya memberikan simbol sarangheo .
"Makasih Zam udah dateng, pasti aku akan selalu membuat istriku bahagia. Ingat ya dia sudah bukan pujaan hatimu lagi, dia sudah milikku, jangan macem-macem kamu" Canda rio.
mereka bertigapun tertawa bersama, akhirnya mereka bertiga foto bersama, Azam menahan air mata yang ingin terjatuh, bagaimanapun juga rasa itu masih ada.
"Sebelum pulang kamu makan dulu ya Mas" ucap Vina kepada Azam.
"Iya sayang, eh salah" canda azam
Rio pun melotot.
Merekapun saling tatap dan akhirnya tertawa bersama.
Akhirnya Azam berpamitan pulang kepada Vina dan Rio.
Azam pulang dengan perasaan kacau. Sudah cukup dia pura-pura bahagia di depan Rio dan Vina. Di jalan air matanya jatuh tanpa disadari.
Hatinya benar-benar sudah hancur berkeping-keping, otaknya bertarung dengan kenangan yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun, sungguh Vina adalah wanita yang sangat istimewa di hati Azam.
Walaupun banyak wanita yang mendekatinya namun Azam enggan untuk membuka hati untik wanita lain, seistimewa itulah Vina.
Sikap Vina yang bawel dan manja namun perhatian itulah yang membuat Azam tergila-gila dengan Vina,dan sifatnya yang keras kepala. Dan salutnya lagi di jaman yang milenial ini Vina masih sanggup menjaga keperawanannya, yang hanya akan diberikan kepada suaminya kelak, dan beruntunglah Rio yang mendapat barang ori.
Azam pernah mengajak Vina untuk ke hotel untuk melakukan hubungan suami istri,tapi Vina menolak, mungkin hal itulah yang membuat Vina tidak memilihnya, dan lebih memilih Rio. Dia sangat menyesal telah melakukan itu, dia menyesal karna sudah menjatuhkan harga diri Vina.
Andai waktu bisa diulang Azam tidak akan melakukam hal sebejat itu kepada Vina, karena Vina wanita baik-baik.
***
Setelah acara selesai akhirnya Rio dan Vina malam pertama, Rio sudah tidak sabar unboxing malam itu juga, akan tetapi musibah datang.
Tok..tok..tok..
Tiba-tiba pintu kamar mereka ada yang mengetok,
"Iya sebentar..siapa itu?" tanya Rio sambil merapikan pakaian..
setelah membuka pintu,ternyata Rendy keponakan Rio dari jauh.
"Om aku boleh tidur sama Om sama Tante nggak? soalnya di luar banyak nyamuk" Ucap Rendy dengan wajah memelas.
Rio pun menengok wajah istrinya, istrinya pun mengangguk.
"Iya boleh Sayang" jawab rio manis,namun hatinya sebel.
Akhirnya meraka masuk kamar, Rio rebahan di samping vina sambil menggerutu, "gagal deh unboxingnya, padahal aku sudah nggak sabar".
"Besok kan masih bisa Mas" Ucap vina sambil mengelus rambut suaminya.
Dan Rendy pun sudah tertidur pulas,diluar masih sibuk beberes.
Karna sangat capek, akhirnya Rio dan Vina pun ikut tertidur.