Sekertaris Pintar

897 Kata

Keesokan harinya, Risa terbangun dengan tubuh terasa pegal karena tidak bisa tidur bebas. Ia menggeliat manja, lalu menatap Reno yang sedang bersiap di sisi ranjang. "Mau pulang..." rengeknya manja sambil menyembunyikan wajah di bantal. "Iya, paling siang ya," jawab Reno sambil tersenyum lembut, mencoba menenangkan. "Kamu tidur di apartemen ya?" Risa menatap Reno dengan penuh harap. Reno tertawa kecil, lalu menggeleng. "Malu, ah, sama Tari," katanya, masih menatap wajah Risa. "Kan nemenin aku..." Risa cemberut. "Kalau di hotel aku nggak mau. Nanti kamu suka pergi main." "Iya, iya, kalau gitu oke." Reno akhirnya mengalah, tersenyum pasrah melihat tingkah manja Risa. Sementara itu, di kantor, suasana berjalan seperti biasa. Evan datang dengan raut wajah datar, matanya melirik ke kiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN