"YAAA!!! DASAR KURANG AJAR!" teriaknya sembari memperbaiki bra-nya yang melorot. Gadis itu melotot nyalang, dan kembali memukul d**a Reynand dengan kesal."Aduh! Aduh! Sakit Senna!!!" teriaknya kesakitan. Pukulan itu bukan jenis pukulan manis manja, melainkan pukulan bak petinju kelas dunia. "Setelah aku menyelamatkan nyawamu ini balasanmu?!" teriak Senna. Gadis itu lalu bersedekap, membuat payudaranya naik. Reynand menelan ludah ingin menambahkan tanda merah di d**a Senna. Matanya tak menatap gadis manis itu, tapi sedikit turun ke bawah. Senna mengamati arah mata lelaku itu. Ketika sadar, ia begitu ingin mencolokkan tangannya pada mata sekelam langit malam itu. "Kau tidak pernah melihat wanita memakai bra?!" teriak Senna. Matanya bergulir mencari sweater dan menemukannya dengan cepat, na

