Cukup! Jangan memelukku.

1069 Kata

Setibanya di Balikpapan Ariya dan Rafka tinggal dalam kamar yang berbeda. Namun, karena bangunan hotel yang luas membuat hotel yang mereka tinggali terasa sunyi dan sepi. Ariya yang berada di dalam kamar sendirian sangat ketakutan, karena di lantai tersebut hanya Rafka dan Ariya saja yang tinggal. Bunyi-bunyian barang berjatuhan terdengar sangat jelas, membuat Ariya berlari keluar dan mengetuk pintu kamar suaminya. Rafka yang terlelap tidur pun akhirnya terbangun. “Ada apa?” Ariya tak menjawab, ia langsung masuk saja ke dalam kamar hotel. “Mas Rafka, aku takut tidur sendirian!” Ariya sangat ketakutan sembari menoleh ke kanan dan kiri. Rafka menatap tak percaya kepada Ariya, ia menganggap Ariya ingin tidur bersamanya. “Tidur sendiri sana di kamar kamu?” “Nggak mau, aku takut. Hot

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN