Hantu jahil

1251 Kata

Bel istirahat pertama berbunyi. Rasa lapar menghinggapi seluruh mahasiswa, begitu juga dengan Nauri. "Ariya, ke kantin, yuk," ajaknya. Ariya menggeleng seraya menjawab, "Tidak, kamu saja. Aku membawa bekal." Ariya menunjukkan kotak makan siang yang memang telah ia siapkan. "Baiklah, kalau begitu. Aku ke kantin dulu," pamitnya seraya melangkah pergi. Ariya hanya membalas dengan senyuman. Ada rasa senang di hatinya karena Nauri begitu baik pada dirinya. Kelas tampak hening, seluruh mahasiswa berbondong-bondong ke kantin untuk mengisi energi mereka kembali. Kini, hanya tinggal Ariya di dalam kelas. Ia membuka kotak makan siang dan mulai melahapnya. Sudah menjadi kebiasaan bagi Ariya untuk membawa bekal karena kantin merupakan tempat yang menakutkan untuknya ketika masih di sekolah dahulu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN