Pertemuan Tak Terduga

1188 Kata

Ariya yang terdiam. Kini, dia mengetahui kebenaran dari kematian sosok Kejora. Nasibnya tak jauh berbeda dari dirinya. “Kenapa kamu masih ada di sini?” tanya Ariya. “Aku tak bisa meninggalkan tempat ini karena ada suatu hak yang belum aku dapatkan lagi,” jawabnya, “aku juga ingin membantu teman lain agar tak dibully lagi, begitu juga kamu. Aku sudah menakuti dirimu di kelas, tetapi kamu sama sekali tak takut.” “Suatu hal apa?” tanya Ariya, “aku memang sudah sering berurusan dengan banyak makhluk halus.” “Rara mengambil kotak kayu milikku. Itu adalah hadiah ulang tahun ibuku, tetapi aku tak bisa memberikannya hingga akhir hayatku,” jelasnya. Sejenak semuanya hening. Ariya berpikir bahwa permasalahan hidup Kejora lebih berat darinya, hingga gadis itu berpikir untuk membantu Kejora agar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN