Rafian PoV. "Syaratnya adalah….." ucapku menggantung. Aku memang sengaja membuatnya penasaran. Salah sendiri dari tadi ia nggak mau maafin aku atas insiden itu. Padahal, aku kan nggak sengaja. "Apa syaratnya? Ayo katakan!!" "Syaratnya loe harus nyuapin gue," balasku tanpa basa-basi. Namun, cukup membuat mata cewek sok cantik itu, melotot sempurna. "Eh, itu kan punya gue. Kenapa harus gue yang repot nyuapin loe. Lagian kalau mau gue makan, juga gue nggak bakal bagi sama loe. Beli aja sendiri," ucapnya dengan angkuh. "Kalau gue nggak mau beli gimana? Gue maunya makan ini?" balasku keukeuh. Sambil menyembunyikan kotak bermerek Tapperwares itu di belakang punggungku. "Enak aja. Itu kan milik gue. Sini balikin," ujar dia sambil mencoba merebut kotak bekal tadi dari tanganku. "Loe kan uda

