Delaware.
Adalah salah satu dari 50 negara bagian yang ada di Amerika Serikat. Delaware masuk dalam wilayah Mid-Atlantic atau Northeastern. Delaware berbatasan dengan Maryland di sebelah selatan dan barat, Pennsylvania di sebelah utara dan New Jersey dan Samudera Atlantik di sebelah timur.
Delaware sendiri diambil dari nama Thomas West, 3rd Baron De La Warr, seorang bangsawan Inggris, yang menjadi Gubernur Kolonial pertama di Virginia. Ethan menatap tampilannya di depan sebuah kaca. Setelah enam jam perjalanan dari New York ke Delaware, dia memutuskan menginap di sebuah losmen kecil di sudut kota Dover yang merupakan ibukota Delaware.
Pagi itu, setelah beristirahat hampir semalaman, Ethan bangun lebih pagi dan mendandani dirinya dengan tampilan seperti anak muda yang putus asa. Dia akan memerankan sebuah peran seorang pemuda yang putus asa karena usaha kecilnya bangkrut dan dia akan menjadi pekerja magang di salah satu hotel mewah Leandro Corp. demi mengumpulkan modal usaha. Dia sudah menghubungi manager hotel yang tentu saja terkaget-kaget karena salah satu dari pemimpinnya, menghubungi pada tengah malam dan tanpa banyak berbasa-basi minta kerjasamanya untuk sebuah penyamaran.
Sama seperti saat Ethan mengunjungi usahanya di Maryland, New Jersey ataupun Pennsylvania. Dia kali ini benar-benar melakukan penyamaran total. Sedikit sulit karena dia yakin, banyak dari pekerjanya sudah mengenal dirinya. Atau, paling tidak sudah pernah melihat tampilannya di beberapa koran dan majalah bisnis juga televisi nasional.
Ethan merapatkan topinya begitu dia keluar dari losmen dan masuk ke dalam mobil yang diparkir di depan teras kamarnya. Ethan melajukan mobilnya menuju pusat kota. Berulang kali dia merunduk memperhatikan penunjuk jalan. Juga pemandangan baru kota Dover.
Dua puluh menit kemudian, Ethan sudah memarkir mobilnya di basement hotel dan berjalan ke arah lift yang ada di basement. Ethan menunduk ketika beberapa karyawan hotel yang terlihat akan memulai pekerjaan mereka, berjejal dengan dirinya dalam satu lift. Suasana terdengar riuh dan sekelompok orang di depan Ethan tengah membicarakan tentang gaji. Dan mereka terlihat gembira dan bersemangat.
Mereka keluar bersamaan dan Ethan memilih menahan langkahnya saat melihat manager hotel tengah bersedekap di koridor lantai satu hotel. Koridor itu adalah koridor yang hanya bisa dijangkau lewat pintu belakang. Tempat para pekerja hotel masuk. Sekelompok orang di depan Ethan merunduk hormat ke arah manager mereka dan berbisik-bisik heran.
Setelah para pekerja berbelok di ujung koridor, Ethan menghampiri manager hotel bernama Jeffrey Greendale yang juga tergopoh berjalan ke arahnya.
Dengan pengarahan cepat diwarnai sedikit kecanggungan dan keheranan, Jeff menunjukkan jalan dan dengan siapa Ethan akan bekerja magang. Seorang wanita bernama Gemma Kessinger dipilih oleh Jeff karena menurut Jeff, Gemma adalah sosok yang bisa membantu Ethan untuk mengetahui bagaimana keadaan di lini paling bawah hotel Leandro.
Mereka berdua melangkah cepat sepanjang koridor dan berpisah di ujung koridor. Ethan melangkah ke arah ruang perlengkapan untuk menemui Gemma Kessinger yang sudah mendapat tugas untuk menunggunya.
Seorang pemuda putus asa, sedang bangkrut, dan akan memulai pekerjaan sebagai karyawan magang.
Pekerjaan pertamanya adalah melipat handuk-handuk dan sprei hotel yang jumlahnya ratusan bahkan mungkin ribuan!
Ethan melangkah cepat dan membaca setiap petunjuk di atas pintu. Dan dia menemukan ruang perlengkapan di ujung sebelah kiri koridor. Ethan melongokkan kepalanya. Ruangan itu sangat luas. Penuh dengan rak-rak tinggi berisi handuk dan sprei rapi. Puluhan meja untuk alas menyetrika dan setrika uap yang berjajar rapi. Di sudut lain adalah lemari-lemari tinggi berisi pembersih dan pewangi ruangan. Beberapa jenis shampo dan sabun yang Ethan hafal bau dan warnanya berjajar rapi. Jumlahnya mungkin ribuan.
Beberapa kursi berjajar untuk melepas lelah...
"Anak muda. Apa kau akan bengong saja di situ?! Ayolah! Pekerjaan kita banyak dan waktu tidak menunggu kita tapi kita yang mengejar waktu!"
Suara lantang seorang wanita membuat Ethan menoleh. Suara bass yang sangat kental keluar dari mulut seorang wanita dengan papan nama Gemma Kessinger melekat di bajunya. Seorang wanita berkulit hitam dengan rambut diikat membentuk konde sama seperti Ethan, sangat gemuk...tapi lincah.
Dan wanita itu bergerak sangat gesit ke sana kemari sambil menceramahi Ethan yang bergerak canggung mengikuti arahan Gemma yang bahkan tak membiarkan dirinya melakukan pemanasan sebelum bekerja terlebih dahulu.
-------------------------------------