"Seriously, Jinseok sajangnim yang terhormat?" suara Taeri terdengar menggelegar mengis pagi kantor. Padahal bisa dibilang wanita itu jarang berbicara atau memiliki volume yang rendah, namun hari ini sukses mencak-mencak. taeri itu sopan dan profesiona masalah pekerjaan, tapi apa yang dilakukan Jinseok menurutnya tidak bisa ditolerir. "Bagaimana bisa kau menyuruhku menemani dia? Aku bahkan tidak bekerja untuknya!" tanya Taeri dengan nada menekan sambil memandang Taekyung yang duduk dengan kaki terbuka dan bersender nyaman di sofa. Seolah tidak terjadi apa-apa. "Sudah, terima saja kau memang harus bersamaku. Kita akan terlihat begitu cocok," ujar Taekyung asal. Benar-benar tak ada korelasinya. "Oke, jadi apa yang dia janjikan padamu? Aku bersumpah Jungoo bisa memberikan lebih agar menceg

