72 πŸ’• Permohonan

1566 Kata

Medina merasa kakinya tak lagi menapak bumi. Ia tak menduganya sama sekali. Di saat ia sedang jalan berdua dengan Jihad, ayahnya mengabari. Beliau sudah di depan pintu rumah. Tak mengetuk, tidak memanggil, tapi pilih menghubunginya dengan nada riang suksesnya sebuah kejutan. Alasan beliau cukup masuk akal, Tuan Guid selalu ditolak saat mengabari akan datang ke rumah. Tentu karena mereka harus menyembunyikan Gia dan Jihad. Biasanya Medina dan Gazain akan buru-buru berkunjung supaya sang ayah tak menjamah rumah mereka. β€œMedina sedang di luar, Yah,” katanya beralasan, suaranya tenang, menyembunyikan panik. β€œTapi mobil suamimu ada di sini.” β€œItu ... kami pergi dengan---” β€œSiapa di rumahmu?” tanya beliau meninggi, β€œDemi Allah, Medina. Kamu di mana?! Ayah mendengar suara perempuan, seper

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN