Gejolak di dalam tubuh Rara mulai membawa sinyal-sinyal yang membuat suhu tubuhnya meningkat. Sesuatu di bawah sana tiba-tiba berdenyut mendambakan perlakuan dari seorang lelaki. Kulit tubuhnya merinding. Napasnya mulai memburu. Tapi, seketika pikiran kotor itu buyar karena teringat akan tujuan yang sebenarnya. "Sial! Aku sampai lupa kalau Mama hilang!" pekik Rara kaget. Dia menghentikan video itu dan menutup laptop Papa Lukas untuk dikembalikan ke dalam laci. Kakinya berlari cepat naik tangga dan kembali mencari ibu mertuanya. "Ah! Sial! Bodoh sekali aku! Sampai lupa kalau aku lagi cari Mama!" Rara terus mengumpat dan mengomeli dirinya sendiri. Sampai-sampai, dia tidak memperhatikan jalan. Saat Rara sudah berada di anak tangga terakhir yang terletak di paling atas, tanpa sengaja Rara

