"Sekali lagi aku minta maaf, Mas Sam. Tadi pikiran kakakku lagi nggak beres. Kami berdebat di jalan sampai nggak lihat kalau ada kucing menyebrang," ujar Maria. Dua orang muda itu berjongkok di tengah kebun kosong, tepat di mana kucing putih itu mereka kubur. Satu gundukan tanah yang dihias dengan daun dan bunga liar seadanya. Setya sudah pergi terlebih dahulu karena tak bisa menunda pekerjaan. Sebagai gantinya, Maria yang akan bertanggung jawab dan merelakan waktunya untuk menghibur Samuel. "Kalau Mas Sam mau memelihara kucing baru, aku bisa carikan, kok. Bagaimana pun aku harus bertanggung jawab karena Molly tertabrak mobil Mas Setya," lanjut Maria. Samuel bangkit dari posisi jongkoknya dan berbalik badan. Maria mengikuti dari belakang. Keduanya meninggalkan area jalan yang sudah mula

