"Tapi, Ali bilang mereka tidak memiliki tabungan sepeser pun! Bisakah pakai uang tabungan kita dulu Rum?!” Pertanyaan Mas Harso membuat seluruh nadi dan persendianku berontak. Apakah aku akan rela memberikan seluruh tabunganku untuk membiayai operasi orang yang telah berencana menikamku dari belakang? “Mas, lihat kan sekarang buktinya? Meskipun kita memberikan tumpangan gratis dan menanggung seluruh biaya hidup mereka tapi mana? Jangankan mereka berpikir untuk mengumpulkan DP rumah? Untuk dana emergency saja mereka tidak punya! Sia-sia saja semua yang Kamu lakukan buat mereka selama ini, Mas!” Akhirnya kutumpahkan uneg-uneg yang selama ini kupendam. “Iya, setelah ini Mas janji akan mencarikan mereka kontrakan biar mereka belajar hidup mandiri!” ucap Mas Harso. “Aku berangkat dulu, Mas!

