Setelah berbicara dengan kepala dingin, akhirnya mereka memutuskan untuk berdamai. Pun, mereka kini mengerti arti dari hubungan mereka selama ini. Hari itu, hari pertama bertemu saat Al menjalani study tour ke Jogja. Saat masalah dalam keluarga begitu membebani dan ia berfikir untuk kabur melalui 'study tour sekolah'. Al menjalankan sebagaimana rencananya, berjalan menjauh dari rombongan secara perlahan. Hingga cukup jauh, ia bersyukur saat kakinya menapaki pedesaan disana. Al tidak tahu apa yang ia lakukan kedepannya, mungkin mati karena kelaparan atau apapun itu lebih baik dari pada harus mendengar percekcokan setiap harinya. Tetapi kemudian, seorang gadis bersurai coklat terang dan mata berwarna hazel seolah mengunci perhatiannya. Ia lihat bagaimana wajah itu bersinar diterpa ca

