Tidak ada perpisahan yang paling menyakitkan selain kematian. Pisah karena orang baru kita masih bisa melihatnya, pisah karena ada hal lain kita masih bisa mencegahnya. Apa yang bisa kita lakukan ketika perpisahan itu disebabkan oleh kematian? Menangis? Tidak rela? Ingin menyusul? Semuanya salah! Satu-satunya hal yang harus kita lakukan hanyalah mencoba untuk benar-benar mengikhlaskan. Meski siapapun pasti tahu kalau rasa sakit itu tentu sangat sulit untuk diterima. Risa membuka kelopak matanya, bersamaan dengan itu ia meringis karena rasa nyeri yang ia rasakan di kepalanya. Dimana dia? Kenapa ruangan ini seperti ruangan ... Rumah sakit? Ia mencoba mengingat kembali bagaimana ia bisa berada disini. Namun, ia sama sekali tidak mengingatnya. Sebenarnya ada apa? Bagaimana dengan Arka? Bag

