Berhari-hari setelahnya, Natasha tidak menampakkan batang hidung padahal Jullian telah menghabiskan setiap malam untuk menemukan wanita itu di segala sudut kota, terutama pada titik-titik yang sering wanita itu lalui, yang memiliki banyak target pemberian jatah nasi bungkus setiap malam. Tak jarang lelaki tampan itu mengulang tiap rute yang pernah ia lewati hanya untuk memastikan Natasha ada walau kenyataannya adalah nol besar. Beberapa kali juga ia mampir ke rumah makan Padang yang diyakini sebagai tempat Natasha membeli nasi bungkus, akan tetapi kebanyakan pegawai menggeleng saat diberitahu ciri-ciri wanita itu. Mereka tidak mengenal seorang wanita berambut pendek, bertudung hoodie lusuh, dengan iris mata abu-abu dan memakai kacamata tebal. Tidak pernah ada seseorang yang mampir dengan

