Mengagumimu dalam diam. Hanya sebatas itu yang aku mampu. Dan Mendoakanmu adalah caraku membuktikan bahwa aku mencintaimu. Tak perlu kau tahu. Cukup Tuhan dan aku yang tahu. Seberapa besar rasa ini untukmu. *** Daniel kembali ke apartemen nya. Setelah begitu lamanya ia merenungi kesalahannya selama ini. Dengan memandangi kedua makam orang yang ia cintai. Rasa sesal telah menumpuk dalam pikir dan hatinya. Penampilannya tampak kacau, beda dari biasanya. Daniel mendudukkan dirinya di sofa ruang tamu, setelah membanting pintu Apartemennya. Daniel menatap surat pemberian Saila. Rasa rindu dan rasa penyesalan kian besar saat Daniel menatap surat itu. Surat berwarnamerah muda dengan gambar hati berwarna merah tua di bagian tengahnya. Masih tertutup rapat, hanya saja tampak lusuh, karena

