Rasa kecewa Daniel pada Lauren mungkin sudah lama dipendam, dan baru hari ini dia bisa mengutarakannya. Meskipun begitu, tetap saja Daniel merasa bersalah, walau bagaimana pun Lauren tetaplah ibunya. Tapi terkadang seorang anak harus membantu meluruskan jalan orangtuanya, saat orangtuanya melalui jalan yang salah. Hari ini Daniel memutuskan untuk tidak bekerja. Dia akan merenungi semua kesedihannya. "Vellia pasti bis mengatasi semuanya," gumam Daniel. Daniel kembali membaca surat yang di tulis Sella. Kali ini harapannya untuk bertemu Sella telah pupus, terganti dengan kesedihan yang mendalam, meskipun begitu, ada sedikit kelegaan dari lubuk hatinya yang paling dalam, setidaknya Sella tidak lagi merasakan siksaan dari ibunya. *** Daniel menginjakkan kakinya di lantai ruangannya ber

