Hari ini adalah hari yang sangat di tunggu-tunggu oleh Farah dan juga Tian, di sebuah Ball Room hotel berbintang lima, terdekor indah dan megah, semua tamu di manjakan dengan lagu-lagu yang di bawakan dari beberapa artis negeri ini. Janji suci telah mereka ucapkan, kini tinggallah puncak acaranya, Farah tak henti-hentinya tersenyum saat menyalami tamu-tamu yang datang begitu pula dengan Tian. Mereka tampak serasi, membuat para single merasa iri di buatnya. Begitu pun dengan Lia. Tapi tak ia ungkiri, hari ini Lia begitu bahagia. “Aku sangat bahagia hari ini,” ujar Lia dengan senyum menawannya “Terima kasih sudah menyempatkan untuk datang, Vellia.” Tian melingkarkan tangannya di pinggang wanita yang telah resmi menjadi istrinya ini. Farah. “Aku datang bukan karena anda Pak Tian, tapi ka

