Ghio yang ketahuan Nuna tidak dapat lagi menutupi kejahatannya. Ghio pun mencari cara bagaimana ia bisa buat Nuna percaya padanya. Nuna pasti kecewa karena Ghio tidak sebaik yang ia kira. Ghio lalu meminta bantuan pada kakaknya Ghia. Ghia yang telah insaf karena dulu pernah berpura-pura pacaran dengan Frengky, memberi tau Ghio untuk tidak mendekati Nuna, karena sekarang Ghia tau cewek yang disuka Ghio adalah Nuna, istri Frengky yang Ghia temui di Bali.
Ghio penasaran kenapa Ghia bisa mengetahui tentang Nuna yang belum diceritakan oleh Ghio. Ghia pun menceritakan kalau ia mengetahui dari data pebasket putri yang ia cari. Ia tau kalau Nuna adalah istri Frengky karena pernah bertemu dengan Nuna di Bali.
Ghio pun mengajak kakaknya bekerja sama untuk mendekati masing-masing orang yang mereka suka. Ghio tau kakaknya sekarang mencintai Frengky, Ghio pun berusaha meluluhkan Ghia untuk mau bekerjasama dengannya. Ghia setuju, ia mau membantu Ghio untuk mendekati Nuna.
Dian pun ke rumah Nuna untuk sekali lagi minta maaf pada Nuna. Nuna tidak di rumah, karena ia lagi bersama saudaranya di Bandung. Nuna ingin menghirup udara yang segar, ia juga ingin mengikhlaskan tentang Dian dan Ghio yang betul betul buat dia kecewa, Nuna pun tidak lupa pamit pada orang tua Frengky, orang tuanya. Orang tua Frengky lalu memberitau Frengky. Bukannya Nuna mau jadi istri durhaka pada Frengky, Nuna belum siap bertemu Frengky, ia pernah bersikukuh Dian adalah kawan yang baik, ternyata sebaliknya. Nuna pun berada di Bandung beberapa hari.
Suami Nuna, Frengky tidak tega pada Nuna yang ada di Bandung, ia segera ke Bandung untuk menemui Nuna. Dian yang tau Nuna ke Bandung, ingin menyusul Nuna ke Bandung, namun dilarang orang tua Frengky. Karena orang tua Frengky ingin Nuna dan Frengky liburan bersama di Bandung. Dian pun diajak ngobrol oleh orang tua Frengky. Orang tua Frengky tau Dian adalah kawan baik Nuna, orang tua Frengky pun ingin Dian membantu mereka. Dian ingin menebus kesalahan pada Nuna, ia pun mau membantu orang tua Frengky. Rencana orang tua Frengky adalah buat Nuna hamil. Dian pun tersenyum karena ia tidak sabar menunggu kawannya itu untuk memiliki anak. Orang tua Frengky meminta Dian merahasiakan tentang rencana mereka ini pada Nuna dan Frengky.
Dian pun memberitahu rencana orang tua Frengky pada Ghio. Ghio tersenyum, ia terlihat memiliki rencana jahat, yang tidak diberitau pada Dian. Dian pun udah tak ingin mengganggu Nuna dan Frengky, yang Dian mau ingin kawannya itu bahagia dengan Frengky.
Rencana Ghio adalah untuk buat Nuna bersamanya, Ghio benar-benar ingin bermain cantik. Ia pun merahasiakan rencananya dari Ghia. Nuna yang udah pulang dari Bandung pun segera beristirahat di kamarnya, orang tua Frengky meminta Frengky untuk menemani Nuna. Dian pun menelpon Nuna bertanya tentang Nuna. Nuna yang udah mengikhlaskan perbuatan Dian, mengangkat telpon.
“Iya Dian, gue udah maafin kok.”
“Serius? Gue harap kita tetep berkawan ya.”
“Iya, gue coba ya.”
Sebetulnya Dian tidak enak karena menyimpan rahasia dari Nuna, tapi Dian tau kalau ini keinginan orang tua Frengky. Nuna pun ingin Dian tidak lagi berbuat yang mengecewakan Nuna, karena Nuna tidak tau apakah ia bisa memaafkan Dian atau tidak jika Dian mengecewakannya lagi.
Dian pun menyakinkan Nuna kalau ia tidak akan buat Nuna kecewa lagi. Nuna lalu menutup telponnya. Nuna tidak enak badan setelah pulang dari Bandung, mungkin karena Nuna kecewa pada Dian, Nuna pun dirawat Frengky. Frengky dengan sabar merawat Nuna, menyiapkan obat Nuna.
Nuna pun meminum obatnya, lalu Frengky meminta Nuna istirahat. Nuna ditinggalkan sendiri oleh Frengky, karena Frengky mau menyiapkan berkas untuk kuliah ke luar negeri. Frengky tau Nuna terpaksa bahkan mungkin tersiksa pada pernikahan yang tidak ia inginkan ini, Frengky pun udah siap mengikhlaskan Nuna bila takdir pernikahannya harus diudahkan. Frengky mau sibuk dengan kuliah nya diluar negeri, ia mau pindah karena kalau ia kuliah di Jakarta, pasti ia akan selalu ingin bersama Nuna. Rencana Frengky tidak diketahui Nuna. Frengky tidak tau kalau ia menikah dengan Nuna karena keluarga Nuna ingin balas jasa keluarga Frengky.
Negara yang dipilih Frengky adalah Norwegia. Frengky pun menyiapkan berkas berkas yang diperlukan untuk menjadi mahasiswa di Norwegia. Orang tua Frengky bahkan tidak tau rencana Frengky. Frengky lalu menceritakan rencananya pada Ghia.
Ghia pun ingin bertemu Frengky. Frengky melirik sekitar, takut orang taunya dengar, karena orang tua Frengky tidak suka Ghia setelah tau Ghia pacar pura-pura Frengky.
Ghia pun bertemu dengan Frengky berdua, Ghia menceritakan kalau ia ingin pindah ke Italia, karena ia ingin berkarir di Italia saja, sekalian ingin bisa mengikhlaskan Frengky, Frengky senang karena Ghia ternyata bisa mengikhalskan dia, dan tidak memaksakan kehendak, lalu Ghia pun menceritakan tentang Ghio yang merupakan adek kandungnya. Frengky tidak pernah tau tentang Ghio, karena Ghia adalah orang yang penutup, tidak pernah ia bercerita tentang keluarganya.
Frengky pun ingin Ghia tidak menceritakan rencana Frengky pada Nuna. Ghio yang sedang di café yang sama memergoki Frengky dan Ghia, Ghio kira Frengky sekarang bersama Ghia. Ghia pun menejalaskan kalau ia tidak seperti Ghio, adeknya yang berencana mendekati Nuna. Ghia keceplosan, begitu dugaan Ghio. Lalu Frengky kesal mendengar niat Ghio, yang tega. Ghio pun marah pada kakanya, karena keceplosan, Ghia adalah cewek yang kadang keceplosan, Ghio dan Ghia pun bertengkar.
Seteelah mendengar Ghia, kalau Ghio mau mendekati Nuna, niat Frengky untuk ke luar negeri, jadi tidak kuat, ia takut Nuna bersama Ghio, Ghio bukan orang baik, ia adalah laki-laki yang suka memaksakan kehendak, berbeda sekali dengan Nuna gadis baik. Tekad Frengky semakin bulat untuk buat Nuna terbebas dari Ghio. Nuna adalah kawan baik Frengky tidak mungkin ia membiarkan Nuna jatuh pada orang jahat. Mungkin Frengky bukan laki-laki yang dicintai Nuna, tapi dia adalah kawan yang paling baik.
Rencana Ghio pun diketahui Nuna, karena Frengky menceritakan pada Nuna. Bahkan pertemuannya dengan Ghia pun dirahasiakan karena kalau dirahasiakan pasti akan dijadikan senjata Ghio untuk buat Nuna bertengkar dengan Frengky. Setiap istri pasti tidak mau diselingkuhi, itulah yang diyakini Frengky.