Awan Kelabu

1502 Kata

30. Awan Kelabu  Ajeng menatap punggung tegap Naren yang perlahan menghilang dengan sorot lurus. Tiba-tiba, Ajeng merasa ada sesuatu yang hilang dari dirinya, tapi ia juga tidak tahu apa. Bukankah ini yang Ajeng inginkan? Naren yang menyerah dan ia bisa bebas seperti dulu? Tanpa paksaan, tanpa sikap egois Naren yang memaksakan kehendak untuk menikahi Ajeng lewat drama konyol. Tapi kenapa di sisi lain Ajeng merasa tak rela jika Naren menyerah secepat ini? Sekarang, Ajeng tak tahu harus berbuat apa. Ibu Ratu pasti shock berat mendengar kabar bahwa pernikahan Ajeng dengan Naren batal. Belum lagi pandangan saudara-saudara Ajeng dan tetangga sekitar. Tapi Ajeng juga tidak bisa memaksa dirinya sendiri untuk menikah dengan Naren. Bukannya Ajeng tidak mau. Dia hanya ... belum siap. Naren bilan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN