. Konflik Keraton

1932 Kata

41. Konflik Keraton Ajeng tidak pernah menduga jika ternyata Naren cuma mengerjainya atas bujukan Ibu Ratu. Yang benar saja. Kenapa cowok itu repot-repot membuat drama untuk menyakiti Ajeng? Rasanya Ajeng ingin mengikat Naren dan Ibu Ratu di atas pohon rambutan, dibiarkan semalaman sampai tubuhnya merah gara-gara digigit semut. Biar kapok sekalian. Tapi ya, kalau dipikir-pikir, ternyata drama itu bisa membuat Ajeng sadar dengan perasaannya. Mungkin memang itu tujuan Naren sejak awal. Untuk menggetok kepala Ajeng agar mau bertindak untuk masa depannya sendiri. Ajeng tidak menyalahkan Naren jika akhirnya mengambil jalan itu untuk membuat Ajeng sadar. Persiapan pernikahan sudah diurus semua oleh Ibu Ratu. Rencananya akan dilakukan di rumah Ajeng. Tetapi semua itu berubah ketika Naren tahu-t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN