Dua hari setelah kedatangan Mama ke rumah sakit dan berhasil membuat Ainun setuju melakukan prosedur pengobatan secepatnya, biopsi pun dilakukan. Aku mendampingi Ainun seperti sebelumnya. Kali ini Mama dan Papa pun ikut datang untuk memberikan support. Papa sendiri juga sudah tahu tentang penyakit Ainun, tentu saja Mama yang menceritakan semuanya. Dapat aku lihat raut wajah Papa yang agak sendu. Seperti halnya Mama, aku tahu kalau Papa juga merasa sedih dengan keadaan Ainun saat ini. Ainun telah masuk ke dalam ruangan tempat dilakukannya biopsi sejak lebih dari sepuluh menit yang lalu, dan tentu saja kami hanya diperbolehkan menunggu di luar ruangan. Saat ini pasti dia sedang menjalani rangkaian proses biopsi tersebut. Dan dari penjelasan dokter yang kudengar, aku dapat merasakan jika pr

