24. Axel &Jane

1004 Kata

“Pak dokter, maap mengganggu!” “Jane … saya kira kamu Ra –” kata Bima tapi tidak menyelesaikan ucapannya. Bima sama sekali tidak mau ada yang mengetahui tentang Raisa. Baginya wanita itu lebih dari seseorang yang pantas dibicarakan, Raisa harus dimiliki secara utuh. “Maaf, Dok. Tadi ada acara di rumah sakit. Jadi saya mengantarkan beberapa makanan buat dokter karena kebetulan jalan rumah saya dan dokter searah,” terang suster Jane yang bertugas di bagian IGD. Baru kali ini Bima melihat Jane dengan rambut tergerai, biasanya dia cukup rapi saat melihat jane menggulung rambutnya ke atas. “Jane … ayo masuk dulu?” Sedikit ragu, tapi rasanya sulit menolak ajakan dokter Bima yang ketampanannya di atas rata-rata itu. “Terima kasih, Dok. Saya ga ganggu ini?” “Engga sama sekali. Mending kamu t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN