23. Urus Saja Pacarmu!

1135 Kata

Cukup lama Bima melihat layar ponsel sehingga membuat Sovia kebingungan sendiri. Menunggu memang hal yang paling membosankan dan Sovia hanya bisa cemberut menghadapi Bima. Sovia tidak suka dengan sikap Bima akhir-akhir ini. Dulu Bima akan sedingin kulkas yang selalu bisa dicairkan olehnya, tetapi sekarang tidak. Bima yang sekarang terlihat sangat mencintai Raisa dan hal itu membuat Sovia cemburu. Namun, tidak ada kata menyerah jika itu menyangkut Bima. Dan semua itu membuat Sovia di atas angin karena mengetahui rahasia yang ditutup sangat rapat oleh keluarga Wiranata. Rasanya percuma jika kegigihan Sovia untuk mendapatkan Bima bisa dihancurkan hanya dengan kehadiran wanita bernama Raisa. “Bim … udah malem ini. Kita pulang, yuk?”Ajak Sovia dengan sengaja menautkan jarinya ke tangan Bima.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN