Meskipun telah lama berlalu tapi tetap saja pikirnya tidak dapat teralihkan dari kejadian dimalam itu. sesungguhnya saat itu dia teramat ingin memukul orang lain. Seorang pria yang disinyalir adalah seorang reporter yang memprovokasi orang disekitarnya untuk mengalihkan atensi terhadap Adrien yang saat itu bahkan hanya berfokus pada satu direksi dan tidak menganggu orang lain disekitar akan keberadaannya. Tapi entah mengapa orang itu justru menebarkan benih kebencian padanya. Dimulai dari hal kecil mengganggu seperti menggaungkan hinaan dan juga beberapa sindiran. Mereka mungkin jengah sebab Adrien tidak memberikan respon sesuai dengan harapan, karena itulah si pria asing memulai mencari cara lain untuk mengganggunya. Salah satunya dengan mulai menggunakan fisik. Mendorongnya. Kontan saat

