*い の は*に

3626 Kata

“Dia pria yang pandai melakukan apapun, sangat mudah untuk menemukan betina lain yang tertarik padanya. Dia hanya perlu menunjuk salah satu diantaranya, lalu kemudian berkencan dengan wanita itu. kencan yang sungguhan,” entah mengapa aku malah melafalkan hal yang membuat kepalaku berdenyut nyeri didepan Floch dan juga Naina. Tapi berkat argumentasiku barusan, baik Floch maupun Naina tidak lagi angkat bicara dan membiarkan suasananya tetap berada dalam titik gantung. “Zelda…” aku mendengar Naina bergumam, wanita itu mengubah posisinya untuk berlutut dihadapanku. Sungguh, sekarang aku justru tidak tahan dengan adanya belas kasih yang terlukis di matanya. Oleh sebab itu aku mangkir, menjauh dari dia sebisaku. Membuat aku bisa berjarak dan tidak menatap matanya secara langsung. Aku tahu ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN