"Kepada semesta aku masih berharap meski kerap kali tidak sejalan dengan apa yang ku mau tapi bisakah yang ditunggu bukan penantian tapi kepastian sebab lelah hanya akan menjadi arah. " *** Anin masih terbaring di rumah sakit dengan selimut yang bermotif senada dengan kasur. Kata dokter dia harus segera mendapatkan donor mata agar penglihatannya bisa kembali normal dan bisa beraktifitas kembali seperti biasanya. "Anin, tebak aku bawain apa? " ucap Rimba semangat sekali, terdengar dari nada suaranya yang sangat nyaring. "Jangan bilang bawa tagihan kredit, " balas Anin tertawa renyah. Rimba juga ikut tertwa mendengar balasan Anin, bisa-bisanya berpikir dia membawa tagihan kredit. "Ada anak-anak penerbangan yang mau jenguk kamu, mereka pinter akustik, tapi berhubung di dalam rumah

