Pemaksa

1303 Kata

Senyum Silla terukir saat dia menerima sebuah pesan dari Dewi yang sudah lama tidak menghubunginya. “Ck, akhirnya dia ngasih kabar juga,” gumam Silla. “Siapa?” tanya Steven. “Pacarmu?” tebaknya. Silla mencebik. “Pacar apanya, enggak ada pacar-pacaran dalam hidupku,” tukasnya. “Pacaran itu cuma bikin pusing aja,” imbuh Silla. “Untung aku enggak punya pacar, kalau punya pasti aku bakal tersinggung sama omongan kamu barusan,” komentar Steven sembari menutup buku laporan medis salah satu pasiennya. “Bukannya kamu punya banyak cewek, kamu kan terkenal playboy,” sindir Silla. “Astaga, itu cuma gosip,” kilah Steven. “Iya, gosip yang berdasarkan fakta,” tukas Silla. “Lidahmu itu memang tajem banget, ya. Selalu saja buat orang kalah debat,” cakap Steven. “Makanya jangan ajak aku debat,” su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN