Menjadi Asisten Pribadi Suamiku

1228 Kata

Hari ini kedua kalinya aku ikut Mas Harris bekerja. Namun, kali ini Mas Harris memintaku ikut ke kantornya bukan karena ingin aku ada dalam pandangannya. Tapi karena dia butuh bantuanku. Semenjak Mas Harris memecat asisten pribadinya beberapa waktu lalu, beban kerja Mas Harris menjadi semakin banyak. Walaupun dia masih memiliki sekretaris di kantor, tapi tetap saja dia masih butuh asisten pribadi untuk membantunya melakukan pekerjaan yang lebih internal. Dan karena Mas Harris belum menemukan sosok yang tepat untuk menjadi asisten pribadinya, aku pun akhirnya diminta kembali olehnya untuk menempati posisi itu sementara waktu. “Mau aku buatin kopi, Pak?” tanyaku saat kami baru memasuki ruangan. “Pak?” Mas Harris mengernyit ketika aku memanggilnya seperti itu. “Kita harus profesional, Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN