"Er-ervand," gumam Marsha. "Kenapa baru bilang sekarang," lirih Ervand yang sudah memeluk Marsha. Sangking kagetnya, Tristan sampai melongo karena Ervand begitu terlihat bahagia sampai memeluk erat tubuh Marsha. "A-aku juga baru tahu tadi," Hiks... hiks... hiks... Airmata mengalir di pipi gadis cantik itu, ia begitu terharu karena Ervand tidak marah padanya. Ervand melepaskan pelukannya "Ayo kita cek ke Dokter sekarang," Marsha mengangguk cepat. Ervand menarik lengan Marsha dan mereka pergi begitu saja, Tristan yang masih bengong berusaha mencerna apa yang terjadi. Pertengkaran hebat yang sudah ia bayangkan ternyata tidak terjadi, Ervand malah terlihat begitu bahagia seakan-akan ia mendapat kabar baik. "Sial! aku malah di tinggal para b******n ini," umpatnya berlari menge

