Damar sengaja mengajak Dara untuk datang menemui Anisa. Dia ingin menuntaskan masalah ini. Tapi tidak gampang untuk damar mengajak Dara kesini. Dia harus merayu Dara dan meyakinkan Dara kalau semuanya tidak akan ada apa-apa. Anisa menatap Dara dan Damar. Dia menunggu penjelasan dari mereka berdua. "Malam itu setelah aku pulang dari rumahmu, aku dan Mbak Dara merasa kalau ada orang yang mengikuti mobil kami dari belakang. Tapi kami mencoba untuk tidak menghiraukan itu. Hingga saat tengah malam ada laki-laki yang melempar batu dan menuliskan bahwa aku dan Mbak Dara akan mati jika aku nekat untuk tetap melanjutkan lamaranku kepadamu. Aku masih mencoba tidak peduli, hingga saat fajar mendatang, ada banyak duri dan Darah di depan rumahku. Sampai-sampai aku terpaksa membatalkan rencanaku untuk

